Dirgova - You are My Hell and My Heaven too


 


"Pertumpahan darah. Pengorbanan masa kecil. Malaikat tak bersayap. Kerinduan yang terbelit pada sehelai syal merah."

***

Pada cerita ini, dunia adalah transaksi. Saat kau melihat definisi sebuah kebahagiaan milik orang lain, jangan sepenuhnya menganggap itu benar-benar kebahagiaan. Mungkin di baliknya, semuanya hanyalah penderitaan yang ia manipulasi untuk melawan kejamnya kemunafikan dan keserakahan. Karena dunia ini terlalu kejam pada mereka yang tak pernah menuntut takdir.

Benar, terlalu kejam.

Cerita ini tentang mereka yang bertopeng. Tentang mereka yang memanipulasi kehidupan. Tentang belakang punggung seorang malaikat yang selalu dipuja. Tentang rindu menyesakkan atas kehilangan kenangan yang satu-satunya tersisa. Tentang jiwa-jiwa yang terlahir atas kecacatan yang tak pernah diminta, terlahir atas sebuah kesempurnaan yang selalu diimpikan dunia. Tentang ... sebuah pertunjukan di atas keputusasaan.

Namun, di atas segalanya ...

cerita ini hanyalah tentang rasa rindu dan pengharapan. Tentang cinta. Tentang impian. Tentang ketulusan. Tentang perjuangan melawan sisi buas masing-masing. Tentang surga yang bertemu bersamaan dengan neraka. Tentang hujan cinta yang bertemu dengan tangis darah.


"Maafkan aku, karena terlahir menjadi makhluk yang seperti ini."


You are My Hell and My Heaven too.

COMING SOON

Comments

Popular posts from this blog

Dirgova - Chapter 01

Dirgova - PROLOG